Beranda > KTSP > Peraturan Akademik

Peraturan Akademik

KEPUTUSAN KEPALA SMP NEGERI 1 KEC. AKABILURU KABUPATEN LIMA PULUH KOTA

Nomor : 420/018/SMP.01.AKB/I/2011

TENTANG

PERATURAN AKADEMIK SMP NEGERI 1 KEC. AKABILURU

Menimbang :

  1. Bahwa dalam mendukung kelancaran proses belajar mengajar yang kondusif diperlukan peraturan akademik bagi siswa.
  2. Bahwa peraturan akademik  merupakan  peraturan yang mengatur persyaratan kehadiran, ketentuan ulangan, remidial, kenaikkan kelas, kelulusan, dan hak-hak siswa SMP Negeri 1 Kec. Akabiluru.
  3. Bahwa peraturan akademik diberlakukan bagi semua peserta didik SMPN 1 Kec. Akabiluru agar  dapat dihayati dan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Mengingat :

  1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
  2. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional  Pendidikan.
  3. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional  Nomor 19 Tahun 2007  tentang Standar Pengelolaan Pendidikan Oleh Satuan Pendidikan Dasar  dan Menengah.
  4. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2007 tentang Standar Penilaian.

MEMUTUSKAN

Menetapkan :

Pertama        :     Peraturan Akademik  SMP Negeri 1 Kec. Akabiluru adalah sebagaimana     tercantum  dalam lampiran  keputusan ini.

Kedua            :     Peraturan Akademik  SMP Negeri 1 Kec. Akabiluru sebagaiamana yang dimaksud dalam dictum pertama diberlakukan  bagi semua peserta didik  SMPN 1 Kec. Akabiluru.

Ketiga             :     Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan dan jika ada kekeliruan dalam keputusan ini akan diperbaiki sebagaimana mestinya.

Ditetapkan di     :     Sariak Laweh
Pada tanggal      :     10 Januari 2011
Kepala SMP Negeri 1 Kec. Akabiluru
ZUS ARIZAL, S.Pd
NIP. 19600802 198202 1 001

Tembusan :

  1. Kepala Dinas Pendidikan Kab. Lima Puluh Kota di Tanjung Pati.
  2. Seluruh peserta didik SMPN 1 Kec. Akabiluru.
  3. Arsip

Lampiran Keputusan Kepala SMP Negeri 1 Kec. Akabiluru
Nomor : 420/018/SMP.01.AKB/I/2011

Tentang
PERATURAN AKADEMIK SMP NEGERI 1 KEC. AKABILURU
BAB I
KETENTUAN UMUM
Pasal 1
1)        Peraturan akademik  merupakan  peraturan yang mengatur persyaratan kehadiran, ketentuan ulangan, remidial, kenaikkan kelas, kelulusan, dan hak-hak peserta didik SMP Negeri 1 Kec. Akabiluru.
2)        Peraturan akademik  merupakan  peraturan yang mengatur hak peserta didik  menggunakan fasilitas sekolah untuk kegiatan belajar.
3)        Peraturan akademik  merupakan  peraturan yang mengatur layanan konsultasi kepada guru mata pelajaran, wali kelas, konselor.
4)        Peserta didik SMPN 1 Kec. Akabiluru adalah anggota masyarakat yang sedang mengikuti proses pendidikan di SMP Negeri 1 Kec. Akabiluru.
5)        Ulangan harian adalah kegiatan yang dilakukan secara periodik untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik setelah menyelesaikan satu kompetensi dasar atau lebih.
6)        Ulangan Tengah Semester (UTS) adalah kegiatan yang dilakukan pendidikan untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik setelah melaksanakan 8 atau 9 minggu kegiatan pembelajaran.
7)        Ulangan Akhir Semester (UAS) adalah kegiatan yang dilakukan secara periodik untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik di akhir semester.
8)        Ulangan Kenaikan Kelas (UKK) adalah kegiatan yang dilakukan secara periodik untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik di akhir tahun pelajaran.
BAB II
KETENTUAN KEHADIRAN
Pasal 2
1)        Kehadiran siswa dalam mengikuti setiap pelajaran dan tugas dari guru minimal 80% dari total jumlah tatap muka dan tugas dari guru.
2)        Setiap siswa harus hadir pada seluruh kegiatan pelajaran di kelas atau di luar kelas maupun teori atau praktik.
3)        Ketidak hadiran karena sakit dengan surat dokter/orang tua tidak diperhitungkan dalam penentuan ketentuan point satu.
BAB III
KETENTUAN PENILAIAN
Pasal 3
Ulangan Harian
1)        Ulangan harian disusun oleh guru mata pelajaran pada saat penyusunan silabus yang penjabarannya merupakan bagian dari rencana pelaksanaan pembelajaran.
2)        Ulangan harian dilaksanakan oleh guru mata pelajaran setelah menyelesaikan satu KD atau lebih.
3)        Ulangan harian berupa tes berbentuk soal uraian dan atau tes lisan.
4)        Hasil ulangan harian diinformasikan kepada peserta didik sebelum diadakan ulangan harian berikutnya dan disertai dengan komentar.
5)        Peserta didik yang belum mencapai KKM harus mengikuti kegiatan remidial.
6)        Kegiatan remidial berdasarkan ulangan harian dilakukan paling banyak dua kali.
7)        Peserta didik yang telah melaksanakan remedial, jika nilainya melebihi KKM maka nilai ulangan hariannya adalah sama dengan nilai KKM, dan jika belum juga mencapai KKM maka nilai ulangan hariannya adalah nilai tertinggi.
8)        Peserta didik yang tidak mengikuti kegiatan remedial dengan alasan yang tidak jelas maka nilai ulangan hariannya adalah nilai yang diperolehnya sewaktu ulangan harian.
9)        Peserta didik yang nilai ulangan hariannya berhak mendapatkan program pengayaan dan hasilnya pengayaan tidak mempengaruhi nilai ulangan harian.
Pasal 4
Ulangan Tengah Semester
1)        Ulangan tengah semester disusun oleh guru mata pelajaran pada saat penyusunan silabus yang penjabarannya merupakan bagian dari rencana pelaksanaan pembelajaran.
2)        Ulangan tengah semester dilaksanakan oleh sekolah secara bersama-sama untuk seluruh mata pelajaran setelah 8 atau 9 minggu kegiatan pembelajaran.
3)        Cakupan ulangan tengah semester meliputi seluruh indikator yang merepresentasikan seluruh kompetensi dasar (KD) pada periode tersebut.
4)        Ulangan tengah semester  berupa tes tertulis berbentuk soal uraian.
5)        Hasil ulangan tengah semester  diinformasikan kepada peserta didik selambat-lambatnya satu minggu setelah pelaksanaan.
6)        Peserta didik yang belum mencapai KKM harus mengikuti kegiatan remidial.
7)        Peserta didik harus dan hanya mengikuti remidial pada indikator yang belum mencapai KKM
8)        Peserta didik yang telah melaksanakan remedial, jika nilainya melebihi KKM maka nilai ulangan tengah semesternya adalah sama dengan nilai KKM, dan jika belum juga mencapai KKM maka nilai ulangan hariannya adalah nilai tertinggi.
9)        Kegiatan remidial dilaksanakan sebelum pelaksanaan ulangan akhir semester dan dilakukan paling banyak dua kali.
Pasal 5
Ulangan Akhir Semester
1)        Ulangan akhir semester disusun oleh guru mata pelajaran pada saat penyusunan silabus yang penjabarannya merupakan bagian dari rencana pelaksanaan pembelajaran.
2)        Ulangan akhir semester dilaksanakan oleh sekolah secara bersama-sama untuk seluruh mata pelajaran di akhir semester.
3)        Cakupan ulangan akhir semester meliputi seluruh indikator yang merepresentasikan seluruh kompetensi dasar (KD) pada semester tersebut.
4)        Ulangan akhir semester  berupa tes tertulis berbentuk soal pilihan berganda dengan jumlah 40 soal untuk mata pelajaran eksakta dan 50 soal untuk mata pelajaran non eksakta.
5)        Hasil ulangan akhir semester  diinformasikan kepada peserta didik selambat-lambatnya 1 (satu) setelah pelaksanaan.
6)        Peserta didik yang belum mencapai KKM harus mengikuti kegiatan remidial.
7)        Peserta didik harus dan hanya mengikuti remidial pada indikator yang belum mencapai KKM.
8)        Kegiatan remidial dilaksanakan dua kali pada semester berikutnya.
Pasal 6
Ulangan Kenaikkan Kelas
1)        Ulangan kenaikkan kelas  disusun oleh guru mata pelajaran pada saat penyusunan silabus yang penjabarannya merupakan bagian dari rencana pelaksanaan pembelajaran.
2)        Ulangan kenaikkan kelas  dilaksanakan oleh sekolah secara bersama-sama untuk seluruh mata pelajaran di akhir tahun pelajaran.
3)        Cakupan ulangan kenaikkan kelas meliputi seluruh indikator yang merepresentasikan seluruh kompetensi dasar (KD) pada semester tersebut.
4)        Ulangan kenaikkan kelas  berupa tes tertulis berbentuk soal pilihan berganda dengan jumlah 40 butir soal untuk mata pelajaran eksakta dan 50 butir soal untuk mata pelajaran non eksakta.
5)        Hasil ulangan kenaikkan kelas  diinformasikan kepada peserta didik selambat-lambatnya 1 (satu) minggu setelah pelaksanaan.
Pasal 7
Penilaian Praktik
1)        Penilaian praktik hanya dilakukan pada mata pelajaran tertentu.
2)        Penilaian praktik hanya dilakukan pada indikator yang bersifat praktik.
3)        Pelaksanaan penilaian praktik disesuaikan dengan kegiatan belajar-mengajar yang yang disusun dalam penjabaran RPP.
4)        Instrumen dan prosedur penilaian disusun dan dikembangkan berdasarkan ketentuan yang berlaku.
Pasal 8
Penilaian Akhlak Mulia dan Kepribadian
1)        Penilaian akhlak mulia dan kepribadian harus dilakukan pada semua mata pelajaran.
2)        Pelaksanaan penilaian dilaksanakan oleh pendidik selama proses pembelajaran berlangsung.
3)        Instrumen dan prosedur penilaian disusun dan dikembangkan berdasarkan ketentuan yang berlaku.
4)        Penilaian akhlak mulia dari seluruh pendidik direkapitulasi oleh guru mata pelajaran pendidikan agama islam dan nilai akhirnya diputuskan melalui rapat dewan pendidik.
5)        Penilaian kepribadian dari seluruh pendidik direkapitulasi oleh guru mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan dan nilai akhirnya diputuskan melalui rapat dewan pendidik.
Pasal 9
Ujian Sekolah
1)        Ujian sekolah dilakukan untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik yang mencakup seluruh kompetensi dasar.
2)        Ujian sekolah meliputi ujian tulis dan ujian praktik dan penilaian sikap pada kelompok mata pelajaran tertentu.
3)        Prosedur dan pelaksanaan ujian sekolah tulis maupun praktik mengikuti ketentuan yang berlaku.
Pasal 10
Ujian Nasional
1)        Ujian nasional adalah penilaian yang dilaksanakan oleh pemerintah pada beberapa mata pelajaran tertentu dalam kelompok mata pelajaran pengetahuan dan teknologi.
2)        Prosedur dan pelaksanaan ujian sekolah tulis maupun praktik mengikuti ketentuan yang berlaku.
BAB IV
KETENTUAN KENAIKAN KELAS DAN KELULUSAN
Pasal 11
Kenaikan Kelas
1.         Mempunyai nilai seluruh aspek penilaian pada semua mata pelajaran yang  diujikan semester ganjil dan genap.
2.         Nilai kurang dari Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) tidak lebih dari 4 (empat)  mata pelajaran.
3.         Kehadiran siswa minimal 75% dan jika sakit dengan surat keeterangan dokter minimal kehadiran 65% dari total hari efektif yang berlaku.
4.         Penilaian akhlak mulia dan kepribadian minimal baik.
5.         Mempunyai nilai kegiatan pengembangan diri sesuai pilihan peserta didik/sekolah.

Pasal 12
Ketentuan Kelulusan
1)        Mengikuti seluruh proses pembelajaran yang dibuktikan dengan rapor semester 1, 2, 3, 4, 5.
2)        Memperoleh nilai minimal baik  pada penilaian akhir untuk seluruh mata pelajaran kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia, kelompok mata pelajaran kewarga negaraan dan kepribadian, kelompok mata pelajaran estetika, serta kelompok mata pelajaran jasmani olah raga dan kesehatan.
3)        Lulus Ujian sekolah untuk kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi. Kriteria kelulusan Ujian sekolah ditetapkan oleh sekolah.
4)        Lulus Ujian Nasional. Kriteria kelulusan ujian nasional ditentukan oleh pemerintah.
BAB V
HAK SISWA MENGGUNAKAN FASILITAS
Pasal 13
Laboratorium IPA
1)        Setiap peserta didik berhak  melakukan praktikum di laboratorium.
2)        Peserta didik melakukan praktikum dilaboratorium di bawah pengawasan guru mata pelajaran.
3)        Dalam melakukan praktikum peserta didik harus mengikuti tata tertib yang berlaku.
4)        Setiap peserta didik menyusun laporan setelah melakukan praktikum.
Pasal 14
Laboratorium Komputer
1)        Setiap peserta didik berhak  melakukan praktik komputer di laboratorium komputer pada saat jam pelajaran TIK.
2)        Peserta didik melakukan praktik dilaboratorium di bawah pengawasan guru mata pelajaran.
3)        Dalam melakukan praktikum pesrta didik harus mengikuti tata tertib yang berlaku.
Pasal 15
Perpustakaan
1)        Setiap peserta didik secara otomatis menjadi anggota perpustakaan.
2)        Setiap peserta didik berhak meminjam buku perpustakaan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
3)        Setiap peserta didik berhak  memanfaatkan buku perpustakaan sebagai sumber belajar.
4)        Proses belajar mengajar dapat dilaksanakan di perpustakaan dengan bimbingan guru mata pelajaran/piket.
BAB VI
HAK SISWA MENDAPAT LAYANAN KONSELING
Pasal 16
Konsultasi dengan Guru Mata Pelajaran
1)        Setiap peserta didik berhak  mendapat layanan konsultasi dengan guru mata pelajaran.
2)        Layanan konsultasi dengan guru mata pelajaran dilakukan pada waktu yang ditentukan secara bersama antara peserta didk dan guru.
3)        Layanan konsultasi dengan guru mata pelajaran hanya terkait dengan mata pelajaran dalam hal kesulitan mengikuti, kesulitan melaksanakan tugas atau lainnya.
Pasal 17
Konsultasi dengan Wali Kelas
1)        Setiap peserta didik berhak  mendapat layanan konsultasi dengan wali kelas.
2)        Layanan konsultasi dengan wali kelas dilakukan pada waktu yang ditentukan secara bersama antara peserta didik dan wali kelas.
3)        Layanan konsultasi dengan wali kelas  terkait dengan berbagai masalah peserta didik di kelas peserta didik yang bersangkutan.
Pasal 18
Konsultasi dengan konselor
1)        Setiap peserta didkik berhak  mendapat layanan konsultasi dengan konselor/guru BK.
2)        Layanan konsultasi dengan konselor dapat dilakukan setiap saat selama konselor masih dapat melayani.
3)        Layanan konsultasi dengan konselor  terkait dengan berbagai masalah peserta didik di kelas, di sekolah, maupun masalah pergaulan  peserta didik yang bersangkutan.
4)        Setiap peserta didik berhak mendapat layanan pembinaan prestasi dari konselor.
BAB VII
HAK SISWA BERPRESTASI
Pasal 19
1)        Setiap siswa yang berprestasi di bidang akademik maupun non akademik berhak mendapat penghargaan.
2)        Penghargaan siswa berprestasi berdasarkan ketentuan yang berlaku.
BAB VIII
P E N U T U P
Pasal 20
Keputusan ini disampaikan kepada pihak-pihak yang terkait untuk dipedomani dan dilaksanakan dengan sungguh-sungguh.
Pasal 21
Hal-hal yang belum diatur dalam keputusan ini akan ditentukan kemudian.
Pasal 22
Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.
Ditetapkan di     :     Sariak Laweh
Pada tanggal      :     10 Januari 2011
Kepala SMP Negeri 1 Kec. Akabiluru
ZUS ARIZAL, S.Pd
NIP. 19600802 198202 1 001

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: